January 14, 2026
MANAJEMEN REKAYASA-ITEBA

Batam, 16 Juli 2025 – Bertempat di Auditorium Institut Teknologi Batam (ITEBA), Seminar Embrace 2025 resmi dibuka hari ini dengan mengusung tema: “The Potential of Engineering Management in Batam Industry.” Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan dan industri, khususnya di bidang konstruksi dan manajemen rekayasa.

Acara ini turut dihadiri oleh Badan Koordinasi Manajemen Rekayasa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia, yang menunjukkan dukungan dan antusiasme terhadap pengembangan keilmuan teknik dan manajerial di era industri 4.0 dan 5.0.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum APPEKNAS (Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional), Dr. Ir. Fandy Iood, ST., M.PWK., IPM hadir sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada ITEBA atas kolaborasi ini, seraya menekankan bahwa jasa konstruksi, sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 2 Tahun 2017, dapat menjadi pilar transformasi Manajemen Rekayasa di Indonesia.

“Manajemen Rekayasa kini menjadi bidang studi yang semakin dilirik berbagai perguruan tinggi karena memiliki peran strategis dalam menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia industri,” ujar Fandy.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara kampus dan dunia usaha konstruksi. Menurutnya, sinergi ini tidak hanya memperluas cakupan jasa konstruksi, namun juga mendorong transformasi menuju industri konstruksi yang berdaya saing.

Program studi seperti Instrumentasi dan Manajemen Rekayasa diharapkan dapat menjadi kunci dalam pengambilan keputusan strategis di sektor teknik, khususnya konstruksi. Oleh karena itu, Fandy mengajak lulusan SMU/SMK untuk mengambil bagian dalam perubahan besar ini dan menjadikan Batam sebagai pusat keunggulan industri teknik nasional.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) antara ITEBA dan APPEKNAS, yang mencakup komitmen bersama dalam menyiapkan program pemagangan serta penyediaan SDM unggul guna mendukung pertumbuhan industri konstruksi nasional.

Dr. Eng. Ansarullah Lawi, M.Eng, Wakil Rektor ITEBA, menyampaikan apresiasinya atas dukungan APPEKNAS dan berharap kerja sama ini dapat menjadi model kolaborasi antara kampus dan asosiasi profesi di Indonesia.

“Semoga kampus-kampus lain juga dapat bersinergi dengan APPEKNAS dalam menciptakan ekosistem industri konstruksi yang kuat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan peresmian Pameran Embrace 2025 (Engineering Management Bridging Resilience, Advancement, and Collaboration for Excellence), yang dibuka secara simbolis melalui pengguntingan pita oleh Dr. Fandy Iood dan Dr. A. Lawi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik ITEBA, Dr. Ir. M. Ansyar Bora, M.T., IPM, turut menyambut positif kerja sama ini dan berharap APPEKNAS terus menjadi asosiasi kontraktor yang terdepan dan unggul di Tanah Air.

“Dari Batam untuk Indonesia – Manajemen Rekayasa adalah masa depan industri kita,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *